Hi, Guest.
Masuk atau Daftar untuk menggunakan semua fitur Artawana.
Pertanyaan Umum
Siapapun berusia di atas 18 tahun yang tinggal di Indonesia dan tunduk pada hukum yang berlaku di Negara Indonesia.
Di Artawana, Anda meminjamkan secara langsung kepada individu atau usaha skala kecil dan menengah. Pinjaman ini digunakan untuk berbagai macam tujuan di antaranya: untuk pengembangan usaha, untuk refinancing utang sementara atau untuk membiayai keperluan personal.
Artawana berfungsi sebagai fasilitator dan agen pembayaran dan administrasi antara anda dan peminjam
Dana anda disimpan di rekening settlement yang terpisah dengan rekening operasional. Artawana hanya akan melakukan transaksi sesuai dengan instruksi Investor di plathtmlForm.
Meskipun masih dalam proses pendaftaran di OJK, Artawana menerapkan prinsip pengelolaan yang sehat dan baik.
Sesuai dengan Peraturan OJK mengenai layanan pinjam meminjam secara eletronik, kami tidak dapat memberikan identitas dari si Peminjam. Namun, artawana menyedikan inhtmlFormasi profil dari si Peminjam.
Untung yang Anda peroleh berasal dari pembayaran bunga oleh peminjam setelah dikurangi biaya administrasi yang sudah dipotong oleh Artawana (bunga Nett). Nilai bunga yang ditampilkan di website Artawana adalah bunga Nett.
Anda bisa mulai meminjamkan dengan hanya Rp 100,000 saja. Artawana mempunyai visi untuk membuka kesempatan bagi setiap orang Indonesia untuk memulai langkah mereka menuju kebebasan finansial. Maksimum dana yang bisa dipinjamkan adalah Rp 25,000,000 untuk setiap pinjaman sebagai bentuk komitmen Artawana untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya diversifikasi.
Artawana menggunakan proses yang cepat dan fleksibel tanpa mengurangi tingkat kehati-hatian dalam proses kredit sehingga peminjam bersedia untuk meminjam dengan bunga yang lebih tinggi daripada bank atau lembaga keuangan konvensional. Dengan teknologi yang efisien, Artawana juga dapat memberikan bagian dari pendapatan bunga yang lebih besar kepada investor dibandingkan bank terhadap pemilik deposito.
Artawana menggunakan proses yang cepat dan fleksibel tanpa mengurangi tingkat kehati-hatian dalam proses kredit sehingga peminjam bersedia untuk meminjam dengan bunga yang lebih tinggi daripada bank atau lembaga keuangan konvensional. Dengan teknologi yang efisien, Artawana juga dapat memberikan bagian dari pendapatan bunga yang lebih besar kepada investor dibandingkan bank terhadap pemilik deposito.
Pendapatan bunga dikenakan pajak penghasilan (PPh 23) sebesar 15%. Tanggung jawab pembayaran PPh 23 atas pendapatan bunga berada di Anda dan Artawana akan menyediakan laporan konsolidasi mendekati masa pelaporan pajak.
Risiko
Pinjam meminjam adalah hal yang berisiko dan Artawana menjadi partner Anda dalam mengelola risiko tersebut dengan beberapa cara:
  • Analisa jaminan: Artawana melakukan verifikasi detail mengenai validitas dan nilai jaminan yang menjadi basis nilai pinjaman yang ditawarkan
  • Analisa kredit oleh partner : Artawana bekerja sama dengan institusi keuangan yang berpengalaman dalam melakukan verifikasi peminjam
  • Diversifikasi : Artawana menyediakan banyak pilihan pinjaman sehingga Anda bisa mendiversifikasan pinjaman Anda
Anda akan mendapatkan pembayaran dari peminjam sesuai dengan tipe dari pengembalian pinjaman yang Anda pilih.
Saat ini ada dua tipe pengembalian pinjaman yang ada di Artawana :
  • Pembayaran bunga bulanan dan pokok pinjaman di akhir tenor
  • Pembayaran bunga dan pokok pinjaman di akhir tenor
Dana yang sudah dibayarkan dapat dicairkan kapan saja dari dashboard pendana. Setelah anda melakukan proses pencairan, maka dana akan kami dikirim ke rekening bank anda.
Sebagai investor, anda akan menghadapi risiko kerugian akibat gagal bayar (Risiko Kredit)Bila peminjam tidak mampu membayar utangnya, muncul risiko kredit dimana nilai lelang dari aset yang dijaminkan lebih rendah dari nilai sisa hutang beserta bunganya. Meskipun nilai pinjaman dipatok pada nilai yang sangat rendah yaitu 50% dari NJOP(Nilai Jual Objeck Pajak), akan tetapi kondisi pasar bisa menyebabkan hasil lelang yang lebih rendah lagi.
Peringkat risiko kredit yang dicantumkan Artawana hanya berfungsi sebagai panduan bagi pemberi pinjaman untuk mendapatkan gambaran risiko kredit akibat peminjam yang gagal bayar.
Apabila peminjam tidak membayar cicilan beberapa kali dan tidak ada itikat untuk melanjutkan cicilan, maka pinjaman tersebut akan disebut sebagai gagal bayar. Kondisi ini terjadi apabila pembayaran pinjaman tersebut telah terlambat lebih dari 30 hari atau jika peminjam menolak untuk membayar.

Apabila pinjaman terlambat atau menjadi gagal bayar, bagian penagihan dari Artawana akan melakukan likuidasi dari hak tanggungan yang sudah dibebankan pada jaminan hutang yang mana hasilnya akan digunakan untuk mengganti pinjaman beserta bunga yang menjadi hak peminjam
Artawana mengelompokkan risiko kredit dari permohonan pinjaman dalam tiga tingkatan risiko, yaitu A, B dan C. Masing masing tingkatan dibagi lagi dalam 2 sub level sehingga secara total terdapat enam tingkatan peringkat risiko kredit yaitu A1, A2, B1, B2, C1 dan C2 dimana A1 merupakan rating untuk pinjaman dengan risiko kerugian gagal bayar terendah.
Beban biaya proses hukum ini akan dipikul oleh pemberi pinjaman dan akan dibebankan kepada pihak debitur/peminjam.
Artawana hanya memproses permohonan pinjaman yang berhasil mendapatkan seluruh target pinjamannya. Apabila target pinjaman tidak tercapai, pinjaman itu akan di batalkan dan semua uang dari investor akan dikembalikan.